Selalu Ada Jalan
Selalu Ada Jalan - JEFFRY TJANDRA
Ketika jalan kulalui berputar di padang gurun
Engkaulah yang memelihara hidupku sempurna
Ketika jalan yang kutempuh berujung di sungai dalam
Engkaulah yang mengeringkannya untuk ‘ku sebrangi
Selalu ada jalan saat seakan tiada jalan
S’bab Tuhan ada di depanku membuka jalan bagiku
Selalu ada jalan di mana ada kemauan
Biarlah ku hidup selalu di jalan yang Kau tunjukkan
Kepadaku
Lagu ini ingetin q soal khotbah kemarin.. Selalu ada jalan ketika kita berharap pada Allah. Ketika kita berharap pada manusia, kita akan sering dikecewakan. Tapi Tuhan selalu setia, Dia tidak bingung dengan apa yang Ia kerjakan dalam hidup kita. Yang disharingkan dalam khotbah tu mengingatkan aku.. Ini cerita hidup pak pendetanya.. (q lupa namane sapa..hihi)
“Di tahun 1997, saya menggumulkan apakah tahun depan saya bisa menikah dengan pacar saya. Dari doa, saat teduh, Tuhan seakan menunjukkan kalo emang saya akan menikah tahun depan. Saya dan pacar saya pun kemudian mencari informasi mengenai tempat resepsi pernikahan. Setelah mendapatkan tempat yang kira kira cocok, kami pun menanyakan soal wedding package yang tersedia. Wedding package yang ditawarkan membutuhkan biaya 14 juta, bayar didepan 30%, dan dua hari sebelum resepsi harus lunas semuanya. Saya pun berpikir keras..dan akhirnya memutuskan untuk mengajak pacar saya untuk pulang saja. Saya tidak punya uang sebanyak itu. Saya cuma bermodal tabungan saya yang hanya berjumlah rp. 30.000 (untung saja orang tua pacar saya pun tidak bertanya modal apa yang saya punya untuk menikahi putrinya). Tapi ketika memutuskan untuk pulang, si pemilik tempat resepsi tanya, “loh kok nggak jadi?” Dan saya pun mengatakan bahwa kami tidak punya uang sebanyak itu. Si pemilik tiba-tiba mengatakan, “tidak apa-apa, ambil saja dulu, berapapun dibayar boleh”. Kata saya, “Tapi kalo DP sebanyak itu saya tidak punya, DP kurang dari 30% juga tidak bisa saya bayarkan dulu”. “Ambil saja dulu, soal DP ataupun pelunasan dibelakang saja” kata si pemilik sambil tersenyum pada kami. Sungguh, Tuhan begitu baik. Akhirnya saya pun bisa menikahi pacar saya, dengan modal awal 30.000, dan dua minggu sebelum resepsi semua sudah lunas, dan saya tidak tahu uang itu dari mana saja. Saya percaya Tuhan bekerja dengan cara-Nya yang begitu luar biasa”
Ketika kita percaya dan yakin.. semua pasti bisa dilalui.. Tuhan berada di depan kita untuk membuka jalan bagi kita ketika kita berharap pada-Nya.. Selama ini ku rasa ku mulai egois, melakukan segala hal menurut pemikiranku tanpa melibatkan Tuhan. Dan aku pun sering merasa kecewa. Seringkali manusia mengecewakan, tapi Tuhan selalu setia dan menjaga janji-janjiNya. Di tahun 2009, belajar untuk berpengharapan pada Allah, karna Ia, dan hanya Dia yang bisa memberi kelegaan disaat kita berbeban berat.

Add a comment