Industri perfilman termasuk bioskop di Korea Selatan mulai beroperasi setelah kurva penyebaran Covid-19 mulai melambat dan Presiden Moon Jae-in melonggarkan aturan jaga jarak. Selain itu pemerintah Korea Selatan juga menyiapkan dana sekitar 17 miliar won (sekitar Rp 206,4 miliar) guna memberikan potongan harga tiket untuk menarik perhatian pengunjung.

Sejumlah aturan dan sistem new normal diberlakukan untuk penonton agar meredam penyebaran virus corona, salah satunya adalah penerapan teknologi untuk memastikan penonton tetap menggunakan masker selama didalam bioskop.

Jaringan bioskop terbesar di Korea Selatan, CGV, menggunakan teknologi kamera Smart Pass yang dapat otomatis memeriksa suhu penonton sekaligus memastikan bahwa penonton sudah menggunakan masker secara benar. Smart Pass akan menolak pengunjung yang kedapatan memiliki suhu diatas 37,5 derajat dan ketika mendeteksi seseorang tidak mengenakan masker dengan benar atau tidak sepenuhnya menutupi hidung.

Smart Pass juga secara otomatis mengembalikan uang pembelian tiket kepada orang-orang yang tidak dapat masuk ke bioskop. Sistem ini dikembangkan sejak April 2020 bersamaan dengan pengumuman pemerintah mengenai skema karantina mandiri dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu aturan dasar seperti mengatur tempat duduk sehingga penonton tetap dalam jarak aman, gedung bioskop juga harus selalu dibersihkan dan desinfeksi sebelum dan setelah penayangan film, Karyawan bioskop juga wajib mematuhi aturan karantina, seperti langsung mengambil cuti ketika demam, batuk atau menunjukkan gejala Covid-19, serta harus sering mencuci tangan.

Hmm bagaimana dengan di Indonesia ya? apa jaringan bioskop XXI sudah memikirkan sebuah sistem new normal untuk keamanan penonton, kita tunggu saja kabar selanjutnya.