Pagi tadi, seperti pagi sebelumnya dan sebelumnya, ketika cek notifikasi twitter ada cuitan menarik dari bang Febri Diansyah yang setelah saya googling ternyata aktivis anti-korupsi Indonesia dan pernah menjabat sebagai Juru Bicara KPK (wah baru tau, maaf tidak terlalu mengikuti dunia perpolitikan).

Jadi bang Febri menemukan bahwa logo KPK ada kesalahan, yaitu ketika sebuah dokumen dengan label rahasia yang diperlihatkan ke umum ternyata menampilkan logo KPK yang salah. Sempat saya pelototin..salah di mananya? ternyata oh ternyata, logo KPK itu memiliki filosofi… please deh baru tahu saya.

Ternyata seharusnya kata yang menjelaskan kepanjangan dari KPK untuk bagian kata “korupsi” harusnya tertulis di luar singkatan KPK yang mengartikan agar “korupsi” tidak masuk ke dalam lembaga KPK.

Begitulah kalau orang tidak sadar untuk hal kecil yang sebenarnya ada makna mendalam didalamnya, sang designer logo atau perancang logo susah-susah memikirkan, eh ternyata yang terlihat sepele sebenarnya memiliki filosofi ketika awal dibuat. Memang untuk saya yang awam melihat akan kurang simetris pada logo tersebut, tetapi ketika mengetahui arti atau makna sebenarnya, jadi kagum banget. Ternyata dahulu logo KPK di pikirkan secara mendetail.

Semoga dengan adanya orang-orang yang peduli mengembalikan makna sebenarnya sebuah logo menjaga logo tersebut tidak kehilangan arti ketika awal dibuat dan juga bisa mewakili orang-orang yang ada didalamnya.